alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pria Beristri Ditangkap karena Larikan Anak di Bawah Umur

Berli Zulkanedy
Pria Beristri Ditangkap karena Larikan Anak di Bawah Umur
Seorang pria di Tungkal Kaya Musi Banyuasin, Sumsel, Obi Mesakh ditangkap karena dilaporkan membawa lari perempuan, M, yang berusia 16 tahun. Pria beristri dan memiliki dua anak ini mengaku membawa lari karena sudah saling cinta. Foto Ilustrasi SINDOnews

SEKAYU - Seorang pria di Tungkal Kaya Musi Banyuasin, Sumsel, Obi Mesakh ditangkap karena dilaporkan membawa lari perempuan, M, yang berusia 16 tahun. Pria beristri dan memiliki dua anak ini mengaku membawa lari karena sudah saling cinta. Namun, Obi yang telah berhasil lari bersama RM selama lima hari akhirnya ditangkap anggota Polsek Tungkal Jaya.

Pelaku yang merupakan warga Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya ini, ditangkap sekitar pukul 07.00 WIB, Senin (4/11/2019) lalu.

"Keduanya memang berpacaran sejak 3 bulan lalu dan menyatakan sudah saling mencintai," ujar Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, melakui Kapolsek Tungkal Jaya Iptu Rudin, Jumat (8/11/2019).



Namun sayang, cinta keduanya tidak mendapat restu dari kedua orang tua M. Hal inilah yang membuat Obi membuat janji dengan korban untuk bertemu pada Rabu (30/10/2019) di Desa Simpang Tungkal.

Dalam pertemuan itu, Obi membujuk korban untuk melarikan diri dari rumah tanpa seizin orang tua. Bukan hanya itu, Obi juga berjanji akan menikahi korban. Rayuan maut itu membuat korban bersedia meninggalkan rumah untuk pergi bersama pelaku.

"Ibu korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Tungkal Jaya. Kemudian, jajaran melakukan lidik dan dinformasi melalui telepon dari keluarga korban bahwasannya pelaku dan korban sedang berada di Desa Simpal Tungkal Kec. Tungkal Jaya, dimana sebelumnya melarikan diri ke Desa Nyogan Provinsi Jambi," papar dia.

Dari informasi itulah, sambung Rudin, anggota bersama pihak keluarga korban mendatangi tempat keduanya dan berhasil mengamankan pelaku bersama korban saat berada di Desa Simpang Tungkal.

"Pelaku dijerat Pasal 332 KUHP dan atau Pasal 76 huruf D Jo Pasal 81 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI No23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana dirubah dan ditambah UU RI No17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," tandas dia.



(sms)

loading...
Berita Terkait