alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

185 Ribu Warga Sumsel Berstatus Pengangguran

Berli Zulkanedy
185 Ribu Warga Sumsel Berstatus Pengangguran
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel mencatat pengangguran di Sumsel mencapai 185 ribu orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 175 ribu orang. Ilustrasi/SINDOnews

PALEMBANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel mencatat pengangguran di Sumsel mencapai 185 ribu orang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 175 ribu orang. Kepala BPS Sumsel, Timbul Parulian Silitonga mengatakan, berdasarkan data, penduduk usia kerja di Sumsel pada tahun 2019 yaitu 6 juta orang, sedangkan angkatan kerja yaitu 4 juta orang. Angkatan kerja tersebut terbagi menjadi dua yakni yang bekerja sebanyak 3,9 juta sedangkan sisanya 185 ribu orang tercatat sebagai pengangguran. "Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2018 lalu yakni mencapai 4,48 persen,” ujarnya, Kamis (7/11/2019).

Dari jumlah tersebut, tingkat pengangguran paling tinggi dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yakni mencapai 11,69 persen atau sekitar 37 ribu orang. Jumlah tersebut juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebesar 1,75 persen.

Sedangkan untuk tingkat pengangguran dari Sekolah Menengah Atas (SMA) yakni sebantak 7,91 persen. Kemudian, untuk pengangguran dari tingkat Perguruan Tinggi (PT) yakni sebanyak 5,8 persen.



Untuk daerah penyumbang tingkat penangguran yakni paling tinggi di Kota Palembang, mengingat Kota Palembang merupakan kota besar. Sedangkan untuk yang paling rendah yakni Kota Pagaralam.

Kota Pagaralam ini merupakan sentra pertanian sehingga perekonomian mereka ditunjang dari sektor pertanian. "Kami harap kedepannya terus membuka lapangan kerja, serta memperhatikan sistem penyerapan,” timpalnya.

Terpisah, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan saat ini pihaknya terus berupaya untuk menurunkan angka pengangguran, salah satunya dengan memaksimalkan wirausaha. Bahkan, beberapa waktu lalu pihaknya juga telah melepas ribuan calon wirausaha untuk mendapatkan pembinaan dalam mengembangkan wirausaha mereka. "Usaha yang dilakukan berbagai macam seperti menjahit, service, otomotif, dan paling banyak di bidang IT,” kata Gubernur.



(sms)

loading...