alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bakal Caketum Golkar, Delapan Kader Ambil Formulir

Abdul Rochim
Bakal Caketum Golkar, Delapan Kader Ambil Formulir
Banyaknya nama yang berniat maju untuk mengikuti kontestasi lima tahunan sebagai nahkoda partai berlambang pohon beringin melalui Munas Partai Golkar. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

JAKARTA - Antusias kader Partai Golkar maju menjadi bakal calon ketua umum cukup ramai. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya nama yang berniat mengikuti kontestasi lima tahunan sebagai nahkoda partai berlambang pohon beringin melalui Musyawarah Nasional (Munas).

Ketua MPR yang juga menjadi salah satu kandidat, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memberikan bocoran bahwa hingga Jumat (29/11/2019), terdapat delapan nama yang sudah mengambil formulir pendaftaran bakal caketum Partai Golkar Periode 2019-2024.

Mereka adalah Ahmad Anama, Indra Bambang Utoyo, Ridwan Hisjam, Agun Gunandjar Sudarsa, M Aris Mandji, Derek Loupatty, Mohamad Ali Yahya dan Bamsoet sendiri. Sementara calon petahana (incumbent) Airlangga Hartarto belum mengambil formulir pendaftaran.



Ketua Panitia Penyelenggara Munas Golkar Melchias Mekeng mengatakan, Munas merupakan satu kegiatan yang harus dilakukan oleh Partai Golkar setiap 5 tahun untuk memilih ketua umum yang baru dan meletakkan dasar-dasar perjuangan partai politik serta program-program yang akan ditempuh dalam lima tahun ke depan.

"Tentunya persiapan sudah dilakukan semua. Panitia OC sudah mempersiapkan tempat pelaksanaan beserta seluruh perlengkapannya. Panitia SC sudah menyiapkan seluruh bahan-bahan untuk dibuat rapat tentang jadwal acara, tata tertib, rekomendasi Partai Golkar, laporan pertanggung jawab DPP yang sedang dibuat oleh DPP, dan pernyataan politik yang sedang dipersiapkan oleh panitia SC," tuturnya dalam jumpa pers di Kantor DPP Golkar, Jumat (29/11/2019).

Dirinya berharap Munas X menjadi momentum penting buat Partai Golkar dalam mempersiapkan diri, menyambut dan menyongsong Pilkada Serentak 2020 dan juga di tahun-tahun berikutnya.

"Dan tentunya kami ingin mempersiapkan diri untuk pemilu tahun 2024 dan Pilpres tahun 2024. Sebagai partai politik, tentunya program konsolidasi restrukturisasi daripada partai ini merupakan satu program yang sangat penting perlu kami lakukan dalam rangka menyongsong pesta-pesta demokrasi yang akan kami lakukan," paparnya.

Dirinya berharap dan mempersilakan semua kader Partai Golkar yang mempunyai keinginan untuk berkontestasi dalam Munas agar mempersiapkan diri.

"Kami sebagai panitia akan menyiapkan playing ground yang baik, yang netral, sehingga semua orang bisa berkontestasi dengan baik, dengan senang, yang menang akan senang, yang kalah pun akan senang karena panitia menyiapkan playing ground yang baik dan netral untuk berkontestasi," katanya.

Dikatakan anggota DPR RI ini, jumlah peserta yang akan hadir dari DPP 254 orang, pengurus DPD provinsi 238 orang, pengurus DPD kabupaten/kota seluruh Indonesia 1.028 orang.

Selain itu Munas juga akan dihadiri organisasi sayap AMPG, KPPG, dari ormas pendiri Kosgoro 1957, Soksi, MKGR. Ormas yang didirikan AMPI, Satkar Ulama Indonesia, Al-Hidayah, HWK (Himpunan Wanita Karya) dan MDI (Majelis Dakwah Indonesia).

Juga ada dari anggota DPR, Majelis Etik, Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, dan Dewan Pakar. "Kurang lebih akan hadir 1.700 (orang), ditambah lagi dengan undangan-undangan lain pada saat pembukaan mungkin sekitar 2.000 orang akan menghadiri acara tersebut," katanya.

Munas juga rencananya akan dibuka Presiden Joko Widodo. "Semoga tidak ada halangan yang mengganggu sehingga bisa beliau yang membuka Munas tersebut. Dan kami mengundang semua ketua umum-ketua umum partai politik yang ada di Indonesia dan menteri-menteri kabinet, duta besar dan ketua-ketua lembaga tinggi negaea yang ada di Republik Indonesia," tuturnya.

Hingga Jumat, persiapan Munas sudah mencapai 95%. "Persiapan sudah selesai, 5%-nya tinggal 2-3 hari ini akan kami selesaikan dan kami rasa bahwa Munas bisa dijalankan dengan baik dan lancar," pungkasnya.



(boy)

loading...