alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polda Sebut Penahanan JA karena Ditemukan Faktu Baru

Dede Febriansyah
Polda Sebut Penahanan JA karena Ditemukan Faktu Baru
Polda Sebut Penahanan JA karena Ditemukan Faktu Baru. Foto/SINDOnews/Dede Feb

PALEMBANG - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Kombes Pol Anton Setiawan mengatakan, pihaknya menemukan fakta baru terkait kasus yang melibatkan Wabup OKU JA sehingga kasus itu kembali dibuka.

"JA kita akan panggil untuk diperiksa sebagai tersangka, kita temukan ada kerugian negara di kasus tersebut," kata Anton.

Kasus mark up lahan kuburan tersebut terjadi, pada tahun 2012 lalu. Johan Anwar saat itu menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten OKU.



Terungkapnya kasus itu berawal dari temuan BPK. Dari total anggaran lahan kuburan Rp 6,1 miliar pada saat itu, BPK menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp 3,49 miliar.

Kuasa hukum JA, Titis Rachmawati mengaku menyesalkan penahanan yang dilakukan oleh penyidik Polda Sumsel karena kliennya ditahan dalam kondisi kurang sehat.

"Adanya penahanan ini sangat disayangkan, kami juga tidak tahu apakah ada intervensi berbau politis terkait penahanan klien kami," ujar Titis, Rabu (15/01/2020).



(boy)

loading...