alexametrics
TOPIK TERPOPULER

M Nuh, Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi yang Bikin Heboh

Adrianus Susandra
M Nuh, Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi yang Bikin Heboh
M Nuh, Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi yang Bikin Heboh. Foto/Ist

JAMBI - Sosok M Nuh warga Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi, Provinsi Jambi menjadi kontroversi beberapa hari ini.

Konon, dia mengaku pengusaha dan menjadi pemenang lelang motor listrik bertanda tangan Presiden Jokowi senilai Rp2,55 miliar.

Alhasil, warga Kota Jambi sempat dikagetkan dengan beredarnya kabar M Nuh telah ditangkap polisi karena diduga menipu panitia lelang dengan mengaku pengusaha.



Kini sang pemenang lelang yang diketahui hanya seorang buruh harian lepas (BHL) ini tak diketahui keberadaannya.

Rumah M Nuh yang terletak di RT 20 Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar Kota, Jambi tampak terkunci rapat. (Baca juga: Marbot Masjid Dikeroyok Lima Pemuda saat Membangunkan Sahur)

Sementara tetangga dan warga sekitar berdatangan ke rumah pemenang lelang tersebut dan ingin bertemu langsung.

Ketua RT 20, Sungai Asam, Pasar Jambi, Ibrahim Hasan menyebutkan, M Nuh merupakan warganya dan bukan seorang pengusaha melainkan buruh harian lepas pekerja bangunan.

“Kalau foto M Nuh beredar di pemberitaan media tersebut adalah warga saya yang sejak kecil tinggal di rumah yang ditempati sekarang,” kata Ibrahim Hasan, Jumat (22/5/2020).

Terkait kabar penangkapan terhadap warganya tersebut Kamis dini hari, dia tidak mengetahuinya. “Memang M Nuh sempat ada di rumah, namun saat disambangi ke rumah pada malam hari tidak ada di tempat,” jelasnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polresta Jambi Ipda Jefri mengatakan, Polresta Jambi tidak melakukan penangkapan terhadap pemenang lelang tersebut. "Polresta tidak ada melakukan penangkapan," tandasnya



(boy)

preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak