alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Cara Warga Rutan Prabumulih Lepas Rindu di Tengah Wabah Corona

Berrie Brima
Cara Warga Rutan Prabumulih Lepas Rindu di Tengah Wabah Corona
suasana video call di rutan kelas II Prabumulih. Foto/SINDOnews/BerrieBrima

Prabumulih - Akibat virus Covid-19, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Prabumulih menutup kunjungan keluarga yang akan membesuk para warga binaan selama dua minggu ke depan. Meski tidak boleh dikunjungi untuk sementara waktu, Rutan kelas II B Prabumulih menyediakan tujuh unit perangkat komputer untuk dipakai sebagai alat komunikasi video call dengan keluarga.

Kepada setiap warga binaan, petugas memberikan waktu selama 15 menit untuk berbicara dengan keluarganya melalui fasilitas vidio call itu, sehingga rindu akan keluarga bisa terobati. "Melalui video call rasa rindu kepada keluarga terobati dan kami sangat senang bisa bicara serta melihat wajah mereka secara langsung," ungkap Yanto, satu di antara warga binaan yang menggunakan fasilitas tersebut. (Baca: Pemkot Prabumulih Siapkan Rusunawa untuk Isolasi Pasien Covid-19)

Yanto mengaku sangat senang dan memahami kebijakan pihak rutan yang menyediakan fasiltas itu.  "Kami mengerti juga kondisi saat ini, warga tidak dibolehkan keluar rumah karena wabah corona dan pihak rutan melarang bertemu demi kesehatan kami," katanya.



Hal yang sama disampaikan warga binaan lainnya yang menyatakan, lewat video call bisa mengetahui keadaan di rumah dan keadaan keluarga. Apalagi ketika keluarga yang menggunakan handphone bisa keliling memperlihatkan situasi rumah.

"Kami di dalam juga cemas karena katanya corona sudah banyak menyebar dan banyak yang meninggal.   Tapi dengan video call menjadi tahu keluarga di luar," tambah warga binaan tersebut seraya dibenarkan teman-temannya.

Reza Meidiansyah Amd. IP S.H., Kepala Rutan Prabumulih, mengatakan rutannya sudah menerapkan kebijakan sesuai dengan surat edaran dari Kemenkumham dalam upaya penanggulangan penyebaran dan pencegahan covid-19.

"Kami menutup kunjungan dan hanya menerima titipan makanan untuk disampaikan kepada narapidana. Selama penutupan kunjungan itu kami siapkan tujuh unit komputer untuk dipakai video call antara warga binaan dengan keluarga dan dilakukan secara antre," ungkapnya.

Reza menegaskan, selain itu pihaknya juga sejak lama menyiapkan handsanitizer dan masker serta memeriksa kesehatan warga binaan dan petugas rutan. "Kita juga tiap 3 hari sekali membagikan vitamin kepada warga binaan dalam penanggulangan covid-19 dan selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah tahanan," tegasnya.



(ihs)